Text
Tentang Kamu
Suatu hari, Zaman dipanggil oleh atasannya untuk menyelesaikan sebuah kasus dari sang klien. Kasus tersebut adalah persoalan harta warisan yang ditinggalkan oleh kliennya yang belum lama meninggal dunia. Setelah diselidiki, harta warisan yang ditinggalkan ini jumlahnya sangatlah mencengangkan, yaitu 1% saham perusahaan besar yang apabila diukur dengan kurs poundsterling, bernilai satu miliar atau setara dengan 19 triliun rupiah.
Klien yang meninggalkan harta warisan bernilai besar itu namanya Sri Ningsih yang rupanya memiliki kewarganegaraan sama seperti Zaman, yakni Indonesia. Namun, data diri dari Sri Ningsih sangatlah sukar untuk ditemui, bahkan ia tidak meninggalkan surat wasiat sama sekali. Dengan begitu, akan sulit untuk mencari ahli warisnya yang berwenang menerima warisan dari Sri Ningsih.
Akan tetapi, Sri Ningsih meninggal beberapa barang yang tidak begitu banyak. Barang yang dapat membantu Zaman untuk menyelesaikan kasus harta waris dari Sri Ningsih ini hanyalah sebuah ditulis tangan oleh Sri Ningsih. Diari tersebut diberikan oleh pengurus panti bernama Aimee, ia adalah orang kepercayaan dari Sri Ningsih untuk menghubungi kantor pengacara bilamana ia meninggal dunia dan menyimpan diari Sri Ningsih, sebelum dirinya kehilangan kesadaran.
Bisa diibaratkan, diari milik Sri Ningsih itu menjadi peta bagi Zaman untuk melanjutkan perjalanan memecahkan kasus harta waris. Diari itu berisikan lima bagian yang mana bagian itu ditulis oleh Sri Ningsih dengan sebutan Juz.
Tidak tersedia versi lain